Tim Pengabdian UM Perkuat Kesiapan Karier Siswa SMKN 6 Malang melalui Program Future Steps
MALANG – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) berkolaborasi dengan SMKN 6 Kota Malang menyelenggarakan Program Future Steps untuk memperkuat kesiapan karier siswa melalui integrasi konseling karier, pengembangan soft skills, dan penyusunan portofolio digital. Kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2026 ini melibatkan 28 siswa kelas X kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Program ini diketuai oleh Dr. Khairul Bariyyah, M.Pd., Kons., sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan kompetensi siswa sekolah kejuruan agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis.
Program Future Steps dilatarbelakangi oleh pentingnya mempersiapkan siswa SMK tidak hanya dari aspek keterampilan teknis sesuai bidang keahlian, tetapi juga kemampuan memahami potensi diri, merencanakan masa depan, mengambil keputusan karier, serta menunjukkan kompetensi secara profesional. Perkembangan dunia kerja menuntut lulusan pendidikan kejuruan untuk memiliki keterampilan komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, dan kemampuan memanfaatkan teknologi digital. Oleh karena itu, pendampingan karier perlu diberikan sejak awal masa pendidikan agar siswa memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi pilihan karier dan mempersiapkan langkah-langkah yang sesuai dengan minat, kemampuan, serta tujuan masa depannya.

Melalui pendekatan project-based learning, siswa mengikuti berbagai kegiatan interaktif, mulai dari pengenalan potensi diri, eksplorasi pilihan karier, penyusunan Career Action Plan, hingga pengembangan keterampilan komunikasi, kerja sama, manajemen waktu, dan pemecahan masalah. Peserta juga memperoleh pendampingan dalam menyusun curriculum vitae (CV) dan portofolio digital untuk mendokumentasikan keterampilan, pengalaman, serta hasil karya yang dapat mendukung persiapan memasuki dunia kerja. Kegiatan ini melibatkan guru Bimbingan dan Konseling (BK) sebagai mitra dalam pendampingan dan perencanaan tindak lanjut program.
Selama pelaksanaan kegiatan, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kesiapan karier, tetapi juga dilibatkan secara aktif melalui diskusi kelompok, simulasi situasi kerja, bermain peran, dan praktik penyusunan dokumen karier. Melalui aktivitas tersebut, peserta didorong untuk mengenali kekuatan dan potensi yang dimiliki, mengidentifikasi peluang pengembangan diri, serta menyusun langkah konkret dalam mempersiapkan masa depan. Pemanfaatan media digital seperti Canva dan LinkedIn juga diperkenalkan sebagai sarana untuk membantu siswa mengorganisasikan pengalaman belajar, sertifikat, keterampilan, dan hasil karya menjadi portofolio yang lebih terstruktur dan profesional.
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor kesiapan karier siswa dari 56,54 sebelum kegiatan menjadi 69,46 setelah mengikuti program, dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0>soft skills serta kepercayaan dan dukungan memperoleh capaian relatif tinggi, sedangkan kemampuan dalam mempersiapkan dokumen dan portofolio digital masih membutuhkan penguatan. Kondisi ini menjadi dasar penting bagi pengembangan layanan bimbingan karier yang lebih berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Sebagai upaya mendukung keberlanjutan program, tim pengabdian juga mengembangkan panduan Siap Kerja, Siap Berkarya yang dapat dimanfaatkan guru BK dalam memberikan layanan bimbingan karier secara berkelanjutan. Panduan tersebut diharapkan dapat menjadi perangkat pendukung bagi sekolah dalam memfasilitasi pengenalan potensi diri, perencanaan karier, pengembangan keterampilan interpersonal, serta pendampingan penyusunan dokumen profesional siswa. Keterlibatan guru BK dalam program ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan perkembangan peserta didik.
Pelaksanaan Program Future Steps merupakan wujud kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi dan kesiapan karier siswa, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi dan sekolah. Integrasi ketiga tujuan pembangunan berkelanjutan tersebut mencerminkan pentingnya keterhubungan antara pendidikan berkualitas, penguatan kapasitas generasi muda, dan kemitraan kelembagaan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten.
Melalui Program Future Steps, Universitas Negeri Malang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan. Penguatan kesiapan karier sejak jenjang SMK diharapkan dapat membantu siswa membangun kepercayaan diri, memahami pilihan masa depan, serta mempersiapkan kompetensi yang dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun mengembangkan peluang berwirausaha. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat menjadi langkah strategis dalam membangun generasi muda yang lebih mandiri, adaptif, dan siap berkarya.
#UniversitasNegeriMalang #UMBerdampak #PengabdianMasyarakat #FutureSteps #SMKN6Malang #BimbinganKonseling #KesiapanKarier #PortofolioDigital #SDG4 #SDG8 #SDG17 #PendidikanBerkualitas #PekerjaanLayak #KemitraanBerkelanjutan
- 0 Comment(s)
Comments
Please login to post a comment
0 comments